JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) menaikkan long-term foreign currency rating (peringkat utang) Indonesia menjadi BB dari semula BB- dan long-term local currency tetap di BB+.
"Outlook untuk kedua rating ini ditetapkan positif," demikian dikatakan Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Dyah NK Makhijani, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (12/3/2010).
Dengan peningkatan rating ini, lanjut dia, Indonesia tinggal dua notch lagi menuju investment grade, dan outlook positif menunjukkan bahwa besar kemungkinan Indonesia untuk memperoleh peningkatan rating lagi dalam satu tahun ke depan.
Sovereign Analyst Utama S&P untuk Indonesia Agost Benard, mengatakan bahwa faktor utama peningkatan rating ini adalah rasio utang pemerintah yang secara bertahap terus membaik.
"Peningkatan cadangan devisa yang menunjang penurunan tingkat kerentanan terhadap shock dan istorikal pengelolaan kebijakan fiskal yang berhati-hati," ujar Bernard alam siaran persnya.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.