Getting time...

Harga si Emas Hitam Bertahan di USD82

Candra Setya Santoso - Okezone
Jum'at, 12 Maret 2010 08:19 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
NEW YORK - Harga minyak mentah bertahan di atas level USD82, pada perdagangan Kamis, (12/2/2010) waktu setempat. Sejumlah investor kembali mencemaskan ketidakpastian permintaan dan laporan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan cadangan gas alam yang besar menyusut sedikit demi sedikit pada pekan lalu.

Seperti dikutp dari Associated Press, Jumat (12/3/2010), harga minyak mentah untuk pengiriman April naik tipis 2 sen dolar Amerika ke level USD82,11 per barel di New York Mercantile Exchange (Nymex). Sebelumnya, harga turun ke USD81,33 setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan tingkat data pekerja untuk pertama kalinya jatuh sedikit kurang dari yang diharapkan.

Sementara itu, ada juga kabar bahwa tingkat inflasi China melonjak menjadi 2,7 persen pada Februari dari 1,5 persen pada Januari.

"Sehingga mengakibatkan data "spekulasi bahwa permintaan China menjadi melambat," kata analis Tradition Energy Addison Armstrong.

Kabar lainnya, datang dari Indeks S & P 500 berhasil menguat ke level tertingginya sejak 17 bulan terakhir, dipimpin oleh saham sektor perbankan yang memimpin penguatan, saham sektor keuangan naik tajam, dipicu oleh kemungkinan peraturan perbankan yang sedang dipelajari oleh Kongres Amerika Serikat (AS).

Saham keuangan yang menguat diantaranya, The KBW bank index ( BKX) meningkat 1,7 persen ke level tertingginya sejak 16 bulan terakhir. (css)
TWITTER »
twit