Foto : livenewsandview
JAKARTA – Rencana restrukturisasi kementerian BUMN yang menyusutkan enam deputi menjadi lima deputi enggan dikomentari oleh pejabat Deputi BUMN saat ini sembari menunggu langkah Menteri BUMN, Mustafa Abubakar selanjutnya.
“Kalau itu (restrukturisasi) tidak usah dikomentari, kan itu baru struktur organisasinya saja,” ujar Deputi Kementerian BUMN bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi Sahala Lumban Gaol saat dihubungi okezone melalui sambungan telepon hari ini, Minggu (14/3/2010).
Sahala mengatakan, restrukturisasi itu merupakan hal yang baik bagi kinerja BUMN ke depannya. Menurutnya, restrukturisasi ini berguna bagi manajemen BUMN agar menjadi lebih efisien dan fokus dalam membina BUMN.
“Restrukturisasi ini kan dilakukan supaya manajemennya lebih bagus dan itu sudah di-Rapim (Rapat Pimpinan)- kan Kamis lalu,”jelasnya.
Saat ditanya tentang siapa saja yang akan menjabat posisi kelima deputi baru tersebut, dirinya mengelak dan mengatakan belum ada pembicaraan untuk nama pejabat yang akan menduduki posisi tersebut.
“Itu kan baru struktur organisasinya saja, untuk nama siapa yang akan menjabat, kami belum ada pembicaraan sampai situ,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengungkapkan rencana restrukturisasi organisasi BUMN dengan mengurangi enam deputi menjadi lima deputi.
Mustafa mengatakan, restrukturisasi tersebut dibuat berdasarkan pengelompokan sektor industri, seperti industri primer, sekunder, strategis, manufaktur, infrastruktur, dan logistik. Lalu juga ada satu deputi bersifat policy yang mendukung semua deputi lainnya.
”Supaya lebih terkategori secara tepat,” ujar Mustafa.(adn) (rhs)