Foto: Koran SI
JAKARTA - Saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan dilego oleh pemegang saham utamanya, Axiata Group berhard yang dimilikinya melalui PT Indocel Holding Sdn Bhd kepada publik (private placement) dengan jumlah maksimal sebanyak 17,2 persen saham dari total saham EXCL.
"Saat ini saham milik Axiata di EXCL sebanyak 86,492 persen dari total saham sebesar 8,508 miliar lembar saham yang dicatatkan di bursa. Dan Axiata telah memberikan persetujuan untuk melepas maksimal 20 persen dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan yang sebanyak 86,492 persen, atau sejumlah 17,2 persen," ungkap keterangan tertulis yang diserahkan manajemen perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Senin (15/3/2010).
Dari jumlah saham perseroan yang sebesar 8,508 miliar saham, jumlah saham publik hanya sebesar 0,197 persen. Akibatnya saham berkode EXCL tersebut menjadi tidak likuid dalam perdagangan di BEI.
Berdasarkan data yang terdapat di BEI, dalam kurun waktu 12 bulan terakhir yaitu (Maret 2009 - Maret 2010) rata-rata volume harian perdagangan saham perseroan di BEI hanyalah sebesar 25.438.
"Dengan pertimbangkan tersebut perseroan telah melakukan pembicaraan dengan Axiata yang memiliki penyertaan saham tidak langsung dalam perseroan melalui Indocel yang merupakan pemegang saham utama perseroan saat ini untuk meningkatkan jumlah saham perseroan yang beredar di mayarakat," jelas manajemen.
Sehubungan dengan pelaksanaan private placement tersebut, manajemen Axiata telah memberikan persetujuannya untuk melepaskan saham-saham perseroan yang dimilikinya melalui Indocel sampai dengan sejumlah saham yang tidak melebih 20 persen dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan yang sebanyak 86,492 persen, atau sejumlah 17,2 persen.
Akan tetapi, karenakan saat ini perseroan belum memerlukan dana tambahan untuk perkembangan usahanya, maka salah satu alternatifnya adalah dengan melakukan private placement baik didalam maupun diluar wilayah Indonesia dengan memperhatikan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, diperolehnya persetujuan yang disyaratkan bagi Axiata dan atau Indocel yang melakukan penjualan sebagian saham milik Indocel.
"Adapun skema Private Placement adalah saham-saham perseroan yang dimiliki Indocel ditawarkan pada investor yang identitasnya diketahui setelah selesai dilaksanakannya book building," jelas dia.
Diungkapkan pula jika tujuan dan manfaat pelaksanaan private placement terhadap perseroan, antara lain untuk meningkatkan jumlah saham perseroan yang beredar di masyarakat, memperluas basis investor perseroan, dan meningkatkan likuiditas saham perseroan.
(css)