Foto: Corbis
PANDEGLANG - Diterbitkannya sukuk ritel seri 002 oleh pemerintah khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diharapkan bisa menciptakan masyarakat berinvestasi.
Dalam artian keberadaan sukuk ritel dan obligasi ritel (ORI) yang sudah dikenal masyarakat selama ini menjadikan masyarakat yang orientasinya melakukan investasi untuk saat ini.
"Diharapkan dengan adanya penerbitan sukuk akan mampu menciptakan suatu masyarakat yang sebelumnya hanya berorientasi menabung (saving society) menjadi masyarakat yang berorientasi investasi (investment society)," jelas Kasubdit Pengembangan Pasar Surat Berharga Syariah Negara, Langgeng Basuki, saat melakukan restorasi habitat badak Jawa bersama PT Reliance Securities Tbk, di Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten, kemarin.
Menurutnya, penerbitan SR002 ini merupakan bagian dari penerbitan Surat Berharga Negara yang ditujukan kepada investor individu Indonesia (di primary market) untuk ikut berpartisipasi melalui Sukuk Ritel yang aman dan menguntungkan.
"Seluruh pokok dan imbalan dijamin sampai dengan jatuh tempo oleh Undang-Undang No. 19/2008 dan Undang-Undang APBN). Imbalan sukuk ritel pada saat penerbitan lebih tinggi dari rata-rata suku bunga deposito bank pemerintah, yakni SR001 sebesar 12 persen per tahun dan SR002 sebesar 8,7 persen per tahun dibayarkan tiap bulan," jelasnya.
Di samping itu, sukuk ritel juga berpotensi memperolh keuntungan di pasar sekunder. Berdasarkan statistik, harga sukuk ritel diperdagangkan hampir selalu di atas nominal bahkan harga SR001 mencapai 108,69 pada 30 Juli 2009 dan untuk SR002 mencapai 101,96 pada 17 Februari 2010.
Maka dari itu, partisipasi agen penjual dan masyarakat investor terhadap sukuk ritel bertambah sangat signifikan terlihat dari jumlah agen penjual SR001 berjumlah 13 dengan nilai penerbitan Rp5,556 triliun menjadi 18 agen penjual pada SR002 dengan nilai penerbitan Rp8,0rr triliun.
"Sementara jumlah partisipasi investor SR002 di pasar perdana meningkat 20,54 persen dari 14.295 orang (SR001) menjadi 17.231 orang (SR002)," pungkasnya.
(css)