Getting time...

STT Beli 33 Persen Saham U Mobile

Rabu, 17 Maret 2010 09:23 wib
Foto: Corbis.com
Foto: Corbis.com
KUALA LUMPUR - Anak usaha Temasek Holding, Singapore Technologies Telemedia (STT), membeli 33 persen saham operator telekomunikasi 3G Malaysia, U Mobile Sdn Bhd.

Pembelian saham senilai 1 miliar ringgit (USD302,6 miliar) itu termasuk pemesanan saham right issue U Mobile. Chief Executive Officer (CEO) STT Lee Theng Kiat menyatakan akuisisi 30 persen saham U Mobil merupakan keputusan strategis.

“STT melihat U Mobil memiliki kemampuan besar untuk menjadi pemain utama di telekomunikasi Malaysia,” kata dia kemarin.

STT terus mengembangkan kiprahnya di Asia Tenggara melalui beberapa akuisisi dan pembelian saham. STT telah memiliki saham di beberapa negara, di antaranya Indonesia, Laos, dan Kamboja. Januari lalu, STT telah membeli 10 persen saham perusahaan telekomunikasi Vietnam, VNPT Global. Penawaran akuisisi diajukan STT ke U Television (UTV) yang merupakan pemegang saham utama U Mobile.

“Investasi STT di U Mobile akan membuka peluang ekspansi perusahaan telekomunikasi Singapura ke negara terdekat dan mitra dagang terbesar. U Mobile akan memberikan nilai tambah bagi keberadaan STT dan bisnis yang bagus bagi kita,” ujar STT dan U Mobile dalam pernyataan bersama. Menurut STT dan U Mobile, transaksi ini akan memberikan keuntunganpeningkatandaya saing.

U Mobil akan mendapat transfer keahlian dan teknologi sehingga bisa meningkatkan pelayanan ke pelanggan. “Kemitraan jangka panjang memberikan keuntungan timbal balik,” papar mereka. STT dan U Mobil juga berencana meningkatkan pembangunan infrastruktur jaringan 3G. Dengan kemitraan ini, U Mobil bisa memanfaatkan jaringan STT di banyak negara. “Ini akan memberikan lebih banyak layanan jasa telekomunikasi bagi warga Malaysia,” ungkap mereka.

U Mobil telah ditinggal investor asing besar sejak NTT DoCoMo, raksasa operator telekomunikasi Jepang, dan KT Freetel (Korea Selatan) melepas saham mereka sebesar 33 persen. Pelepasan kepemilikan oleh NTT DoCoMo dan KT Freetel dilakukan pada 2009. U Mobil merupakan operator 3G kecil di pasar Malaysia. Meski sudah tiga tahun dan membukukan pertumbuhan pelanggan dua digit,

U Mobil belum bisa naik peringkat menjadi tiga besar.Saat ini, U Mobil berada di peringkat keempat di bisnis telekomunikasi seluler Malaysia. Saat ini, tiga pemain telekomunikasi besar Malaysia diduduki Communications Bhd, Axiata Group Bhd, dan Digi Telecommunication Sdn bhd (DiGi.com).Ketiga perusahaan ini menguasai hampir 100 persen pangsa pasar di Malaysia.

Malaysia merupakan pasar telekomunikasi terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Singapura. Menurut Fros & Sullivan, tingkat penetrasi telekomunikasi di Malaysia melebihi 100 persen. Berdasarkan data Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia, hanya 13,7 persen pelanggan ponsel berlangganan jasa 3G.Atau hanya 927.800 pelanggan dari 28,5 pelanggan ponsel di Malaysia. (Rtr/Today/ahmad senoadi) (Koran SI/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit