Getting time...

Kebocoran Gas, Kalila Energi Kehilangan 5 MMSCFD

Banda Haruddin Tanjung - Okezone
Rabu, 17 Maret 2010 20:31 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
PEKANBARU - Perusahaan gas PT Kalila Energi Ltd mengaku akibat kebocoran di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau gas yang terbuang mencapai 5 Million Metric Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

Demikian dikatakan Operation Area Manager PT Kalila, Agustinus Parinding. Dia juga membenarkan akibat kebocoran tersebut pihakknya terpaksa melakukan evakuasi keselamatan para karyawan.

Menurut dia keboron gas yang terjadi  pada aliran gas diujung pipa  dekat puncak menara bor saat sejumlah karyawan berusaha menarik pipa produksi  keluar dari sumur gas Segat 2.

“Saat pipa ditarik, tiba tiba gas menyembur keras ketas dari ujung menara dan  para karyawan segara kita ungsikan ketempat yang aman. Kita belum mengetahui pasti apa penyebabnya,” katanya kepada okezone, di Pekanbaru, Rabu (17/3/2010).

Akibat hal ini, katanya, rencanannya hari ini Dirjen Minyak dan Gas (Migas) akan terjun langsung melihat lokasi kejadian dan melakukan investigasi. “Kedatangan Dirjen Migas juga untuk mengontrol aliran gas,” imbuhnya.

Akibat hal ini perusahaan PT Kalali sebagai pemasokan gas ke PLTU di Pekanbaru kini sedang melakukan penghitungan kerugiannya. Mengingat saat ini kebcooran gas masih terus terjadi dan tentu bisa menyebabkan kerugian yang lebih besar.

“Kita berusaha keras dalam minggu ini kebocaran akan kita atasi,” tandasnya, namun dia membantah kebocoran itu menimbulkan beberapa kali ledakan. (ade)
TWITTER »
twit