Getting time...

Obama Datang, BKPM Teken MoU Tarik Investor AS

Kamis, 18 Maret 2010 19:28 wib
Kepala BKPM Gita Wirjawan. Foto: Isra Triansyah/Koran SI
Kepala BKPM Gita Wirjawan. Foto: Isra Triansyah/Koran SI
JAKARTA - Sebagai kelanjutan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan lembaga jaminan investasi Amerika Serikat. Hal itu dilakukan untuk menarik investor AS masuk ke Indonesia.

"BKPM akan melakukan MoU dengan Overseas Private Investors Corporation (OPIC)," ungkap Kepala BKPM Gita Wirjawan, dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Gatot Soebroto Jakarta, Kamis (18/03/2010).

Menurutnya, kerja sama dengan OPIC dapat memberikan jaminan bagi investor AS yang berinvestasi di Indonesia. "Penandatanganan mudah-mudahan bisa dilakukan pada saat Obama datang Minggu depan", katanya.

Gita menilai kedatangan Presiden Obama ini sangat positif sekali. "Bukan berarti kita memprioritaskan investasi dari Amerika, tapi selama ini kalau kita baca di koran internasional Indonesia hanya dikenal sebagai negara dengan banjir, bencana, demonstrasi. Nah ini untuk pertama kalinya Indonesia bakal dikenal dengan nada positif," jelasnya.

Sementara itu, kerja sama lain dengan Amerika juga ada seperti di bidang perdagangan, keamanan, pendidikan dan diplomasi. Dari sisi substansi, mungkin kedatangan Obama belum mendatangkan investasi yang luar biasa besar dari Amerika, tapi ini akan mendatangkan investasi dari negara lain seperti dari Timur Tengah, India, China, Jepang, Korea dan ASEAN.

Gita juga menambahkan, BKPM menargetkan realisasi investasi di Indonesia naik 10-15 persen dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp134 triliun. (Desy Aritonang/Trijaya/ade)
TWITTER »
twit