Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: flickr.com
JAKARTA - Hasil rapat koordinasi (Rakor) yang mengagendakan pembahasan pasokan minyak dan gas (migas) dari China, serta hasil produksi migas beberapa blok di Indonesia yang dihadiri oleh beberapa terkait, hanya menghasilkan satu keputusan penting.
Keputusan yang dimaksud yakni, pemerintah telah menemukan solusi jangka pendek untuk mengatasi defisit pasokan gas sebesar 20 persen industri.
"Sudah tidak menghawatirkan seperti yang di awal. Dari satu blok saja kita sudah dapat 50 mmscfd (didapat dari Lapangan Singa Blok Lumatang Sumsel)," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa, saat ditemui wartawan, usai Rakor Migas, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/3/2010) malam.
Dirinya menjelaskan, telah melakukan perhitungan secara cash. Sudah, jadi kita sekarang sedang melakukan perhitungan cash deliverybility manajemen distribusi yang ada. "Insya Allah ada solusi, besok dilanjutkan," pungkasnya. (ade)