Ilustrasi
NEW YORK - Indeks Dow Jones kembali mengalami penguatan pada penutupan perdagangan hari Kamis (18/3/2010) waktu setempat. Dengan demikian, Dow Jones telah mengalami penguatan selama delapan hari berturut-turut. Saham pabrik pesawat terbang, Boeing nampaknya menjadi motor dari penguatan Dow Jones tersebut.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/3/2010), harga saham Boeing naik sebanyak 2,2 persen di USD70,87, yang memberikan dorongan terbesar untuk Dow Jones setelah Bernstein Research mengatakan program 787 yang nampaknya akan membuat kemajuan yang berarti bagi perseroan. Dan jika dilihat dari Juni 2009, Boeing adalah Dow saham berperforma terbaik tahun ini.
Padahal, dalam perdagangan ternyata lebih banyak saham yang mengalami penurunan daripada kenaikan di New York Stock Exchange. Dimana volume saham yang ditransaksikan juga hanya sedikit.
"Volume yang rendah itu tergantung pasarnya, ada atau tidak ada volatilitas. Pasar tidak akan bisa terjadi kedua arah dan jadi kami hanya naik perlahan-lahan," kata head of listed trading dari Cowen & Co Todd Leone di New York.
Selain itu, data ekonomi yang muncul juga nampaknya mendukung penguatan tersebut. Philadelphia Federal Reserve Bank's index menunjukkan aktivitas produksi pabrik mengalami peningkatan lebih dari yang diharapkan pada bulan Maret. Walau ternayata demand mengalami penurunan.
Sementara indeks Standard & Poors (S&P) 500 malah mengalami penurunan tipis karena mixed-nya data ekonomi yang muncul.
Terlihat indeks Dow Jones naik 45,50 poin atau 0,42 persen dan berada dilevel 10.779,17. indeks Standard & Poor's 500 melemah tipis sebanyak 0,38 poin atau 0,03 persen ke 1.165,83. Sementara indeks Nasdaq naik 2,19 poin atau 0,09 persen dilevel 2.391,28. (wdi)
(rhs)