Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Gajah Tunggal Naik Drastis 245%

Widi Agustian , Jurnalis-Jum'at, 19 Maret 2010 |12:02 WIB
Laba Gajah Tunggal Naik Drastis 245%
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mencatat kenaikan kinerja keuangan yang drastis. Perseroan berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar Rp905,33 miliar di 2009 atau mengalami kenaikan sebanyak 245,2 persen jika dibandingkan 2008 yang mencatatkan rugi bersih sebesar Rp624,79 miliar.

Demikian diungkapkan oleh Presiden Direktur GJTL Christopher Chan Siew Choong dalam laporan keuangan perseroan tahun 2009 di keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (19/3/2010).

Sementara itu, penjualan bersih perseroan sebenarnya tidak banyak mengalami perubahan, yakni sebesar Rp7,936 triliun di 2009 dan Rp7,963 triliun di 2008. Hanya saja, terlihat beban pokok penjualan memang mengalami penurunan, yakni menjadi Rp6,115 triliun jika dibandingkan 2008 yang sebesar Rp6,83 triliun.

Alhasil, laba kotor perseroan juga meningkat menjadi Rp1,821 triliun dari sebelumnya yang sebesar Rp1,135 triliun. Selain itu, laba usaha perseroan juga naik menjadi Rp1,145 triliun dari sebelumnya yang hanya Rp581,35 miliar.

Di sisi lain, perseroan juga mencatatkan keuntungan kurs mata uang asing sebesar Rp486,89 miliar, padahal sebelumnya perseroan mencatat rugi dari kurs mata uang ini senilai Rp786,36 miliar.

Adapun untuk penghasilan bunga juga tampak naik tipis menjadi Rp19,87 miliar dari sebelumnya Rp12,3 miliar. Ditambah lagi dengan bagian laba bersih dari perusahaan aosiasi sebesar Rp15,557 miliar, yang sebelumnya rugi sebesar Rp76 miliar.

Di samping itu, jumlah aset perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp8,877 triliun jika dibandingkan dengan sebelumnya Rp8,7 triliun.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement