>

Mantan Pangab Jadi Komisaris Utama Bank Eksekutif

|

Candra Setya Santoso - Okezone

Bank Eksekutif. Foto: Imageshack.us

Mantan Pangab Jadi Komisaris Utama Bank Eksekutif
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Eksekutif International Tbk (BEKS) menghasilkan dua keputusan penting.

Dua keputusan tersebut yakni menerbitkan hak memesan efek lebih dahulu (HMETD) alias right issue melalui penawaran umum terbatas kepada para pemegang saham perseroan, serta perubahan pengurus komisaris dan direksi.

"Kita menyepakati semua jajaran komisaris dan direksi. Untuk Komisaris Utama kita mengangkat Endiartono Sutarto, dahulu bekas Panglima ABRI (Pangab) merangkap komisaris Independen," ujar Direktur Utama BEKS Gandi Gandaputra, dalam konferensi pers perseroan, di Gedung BEKS, Jakarta, Jumat (19/3/2010).

Perseroan juga berencana membahas masuknya investor strategis ke dalam perseroan. "Langkah-langkah tersebut direncanakan akan dilaksanakan dan diselesaikan sebelum semester kedua 2010," ujarnya.

Dijelaskannya, adanya ketentuan persyaratan yang berlaku, tidak terbatas pada diperolehnya persetujuan dari pihak yang berwenang dan telah dipenuhi. "Langkah ini untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, perseroan berencana menambah modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sekira 10 persen dari modal disetor, yakni sebanyak 85 juta saham biasa atau senilai Rp8,5 miliar.

Manajemen Bank Eksekutif dalam keterbukaan informasi mengatakan, saham ini akan seluruhnya diserap oleh pemegang saham Bank Eksekutif, Lusiana Widjaja tanpa melalui penawaran umum. Dengan penambahan saham melalui PMTHMETD, maka porsi saham Lusiana Widjaja akan bertambah dari 14,49 persen menjadi 22,24 persen.

Penerbitan 85 juta saham atas nama Lusiana Widjaja ini tidak dapat diperdagangkan sekurang-kurangnya satu tahun sejak dicatatkan di BEI, dengan tujuan untuk melindungi kepentingan pemegang saham, bukan pengendali. (ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pertamina-BUMN Migas Angola Sepakat Kembangkan Bisnis