Getting time...

Pemangkasan 20% Gas Bagi Industri Batal!

Candra Setya Santoso - Okezone
Jum'at, 19 Maret 2010 19:49 wib
Menteri Perindustrian MS Hidayat. Foto: Koran SI
Menteri Perindustrian MS Hidayat. Foto: Koran SI
JAKARTA - Pemerintah menegaskan pasokan gas untuk industri tidak jadi dipangkas 20 persen seperti yang direncanakan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

"Sudah ada sumber baru, untuk jangka menengah, artinya 20 persen yang akan dipangkas sudah dihilangkan. Nanti saya akan beritahu para Dirjen bawahan saya, ancaman disunat sudah enggak ada," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, saat ditemui wartawan, usai rapat koordinasi yang membahas tentang gas, di Menko Perekomian, Jakarta, Jumat (19/3/2010) malam.

Tentunya, dampak bagi industri pengguna gas seperti keramik, kaca, dan baja, menurut dia, tidak perlu khawatir lagi karena masalah pasokan gas sudah teratasi.

Hidayat mengakui, antara instansi yang berkepentingan seperti PGN dan industri pengguna gas telah melakukan pembicaraan serius soal ini di bawah koordinasi Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Dengan krisis gas ini, Hidayat menilai kebutuhan gas selanjutnya perlu memikirkan alternatif impor gas. Namun di sisi lain, menurut dia, produksi gas di Senoro harus dieksplorasi dengan maksimal, dan mengebut pembangunan receiving terminal LNG dalam dua tahun ini.

Selain itu, Hidayat mengaku akan terus menuntut supaya ekspor gas dikurangi agar pasokan gas bisa dialihkan ke industri dalam negeri. (wdi)
(rhs)
TWITTER »
twit