Foto: AP
NEW YORK - Indeks Dow Jones kembali tertekan, diiringi dengan pergerakan saham di bursa Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat, (19/3/2010) waktu setempat di tengah menguatnya dolar AS dan kekhawatiran pengetatan moneter di India menyusul kejutan kenaikan suku bunga.
Seperti dikutip dari AFP, Sabtu, (20/3/2010), setelah dibuka dengan keuntungan kecil, indeks Dow Jones Industrial Average turun 37,19 poin atau setara 0,35 persen ke 10.741,98 di penutupan perdagangan.
Sementara itu, indeks komposit Nasdaq merosot 16,86 poin atau setara 0,71 persen menjadi 2.374,41 dan indeks Standard & Poor`s 500 melemah 5,94 poin atau setara 0,51 persen ke sementara 1.159,88.
Indeks utama menghabiskan hampir seluruh sesi di wilayah negatif dan ditutup lebih baik daripada terendah di jam terakhir perdagangan di tengah berakhirnya kontrak berjangka dan opsi kuartalan.
"Saham memperpanjang pelemahannya setelah bank sentral India membuat sebuah pertemuan untuk menaikkan suku bunga, dan pedagang memandang tindakan itu sebagai pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dapat membawa potensi untuk kenaikan tingkat suku bunga, yang cenderung memberikan kesulitan mencerna bagi pasar saham," analis Charles Schwab & Co mengatakan dalam sebuah catatan klien. (css)