Ilustrasi
BERLIN - Parlemen Jerman pada akhir pekan lalu menyetujui anggaran untuk 2010, yakni dengan tingkat rekor pinjaman baru. Hal itu dilakukan karena negara terbesar di Eropa itu berusaha untuk bangkit kembali dari resesi tahun lalu yang paling parah dalam enam dekade.
Seperti dikutip dari AFP, Sabtu (20/3/2010), dari 313 suara anggota parlemen yang setuju 256 atas anggaran baru tersebut. Dimana dalam anggaran tersebut akan adan utang baru senilai 80,2 miliar euro (USD108,3 miliar), yakni dua kali dari jumlah pinjaman yang Jerman dapatkan pada tahun 2009 lalu.
Defisit anggaran Jerman tahun ini memang maksimum sebanyak dua kali lipat yang diijinkan oleh aturan fiskal Uni Eropa, yakni naik menjadi sebanyak enam persen dari produk domestik bruto (PDB) Jerman yang sebesar dari 3,3 persen pada 2009.
Walau demiikian, Menteri Keuangan Wolfgang Schaeuble menegaskan ia akan membawa defisit Jerman kembali di bawah batas atas tiga persen pada 2013.
Dia mengatakan, jika Jerman gagal mematuhi aturan, maka Jerman akan runtuh, bersamaan dengan mereka mata uang tunggal Eropa, euro. Anggaran tersebut sekarang ini harus disetujui oleh majelis tinggi parlemen, Bundesrat.
Pada 2009, perekonomian Jerman mengalami kontraksi lima persen. Berlin berharap untuk ekonominya dapat tumbuh sebanyak 1,4 persen tahun ini. (rhs)