Seorang pegawai melintasi logo PGN. (Foto: Astra Bonardo)
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan jika Offshore North West Java (ONWJ) yang dikelola anak usahanya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bisa menyuplai gas sebanyak 25 juta standar metrik kaki kubik per hari (mmscfd) untuk PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pada April mendatang.
Selain itu, PGN akan memperoleh pasokan gas dari ConocoPhillips sebanyak 295 MMSCFD, serta kemudian ada juga tambahan dari Lapangan Singa Lematang milik Medco E&P sekitar 50 MMSFCD. Dengan demikian, total tambahan gas yang akan diterima PGN mencapai 370 mmscfd.
"Kemungkinan April nanti Pertamina ONWJ akan menyuplai gas sebanyak 25 mmscfd ke PGN. Mereka yang akan membicarakan rinciannya," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Evita H Legowo, usai rapat koordinasi yang membahas tentang gas di Menko Perekomian, Jakarta , Jumat (19/3/2010) malam.
Dijelaskannya gas sebanyak 25 mmscfd adalah komitmen pasti dari PHE ONWJ. Nantinya, alirannya langsung untuk gas tersebut akan di bicarakan kedua belah pihak. "Nah alirannya, nanti kita bicarakan atara PGN dan Pertamina yang membicarakannya," jelasnya.
Sementara itu, Menteri ESDM Darwin Z Saleh mengungkapkan jika pemerintah bisa mencarikan solusi atas defisit gas untuk industri sebesar 20 persen.
"Alhamdulilah, PGN akan mendapatkan suplai gas dari Pertamina ONWJ antara 15 mmscfd sampai 20 mmscfd," tukas dia. (wdi)
(rhs)