Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indeks Ditutup Jeblok 1,48%

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 22 Maret 2010 |16:16 WIB
Indeks Ditutup Jeblok 1,48%
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kendati pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menyempit pada sesi I perdagangan hari ini, tetapi nampaknya IHSG tak kuasa menahan beban yang menghimpitnya. Alhasil, indeks saham Indonesia tersebut pun ditutup anjlok.

Tercatat, pada akhir perdagangan Senin (22/3/2010), IHSG ditutup melemah 40,57 poin atau setara 1,48 persen ke level 2.702,4. Sementara Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 7,989 poin ke 429,64 dan indeks LQ45 turun 10,1 poin ke 525,68.

Sebanyak 60 saham menguat, 161 saham melemah, dan 48 saham stabil. Nilai transaksi tercatat hanya Rp3,1 triliun sementara volume perdagangan juga hanya 3,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan.

Penurunan terlihat merata di semua sektor dengan dipimpin oleh sektor pertambangan yang turun hingga mencapai 71,65 poin, sektor perkebunan turun 41,62 poin, sektor infrastruktur turun 14,78 poin.

Sementara itu di bursa Asia, indeks Nikkei menguat sebanyak 0,75 persen ke 10.824,72, indeks Hang Seng melemah hingga sebanyak 2,05 persen, tetapi indeks Shanghai juga naik tipis 0,22 persen 3.074,576.

Saham yang ditutup melemah (top loser) antara lain adalah PT Merck Tbk (MERK) Rp2.000 ke Rp72.500, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp600 ke Rp35.800, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp450 ke Rp24.400, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp350 ke Rp16.000, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp250 ke Rp2.325.

Sementara itu saham yang ditutup menguat (top gainer) antara lain adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik Rp500 ke Rp2.575, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp150 ke Rp6.200, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp130 ke Rp770, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 ke Rp40.200, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp100 ke Rp14.250. (wdi)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement