JAKARTA - Kunjungan kerja Menteri Keuangan Hong Kong John Tsang, turut membawa misi untuk memastikan pajak perdagangan antara Indonesia-Hong Kong saling menguntungkan kedua belah pihak.
"Menteri Keuangan Hongkong datang ke Indonesia juga untuk memastikan agar pajak perdagangan nantinya menguntungkan kedua belah pihak, jangan sampai membayar pajak hingga dua kali," ungkap Director Corporate Development Hong Kong Trade Development Conuncil (HKTDC) Christopher Jackson, usai acara penyambutan kedatangan Menteri Keuangan Hongkong John Tsang di Indonesia, di Hotel Shangrila, Jakarta, Selasa (23/3/2010) malam.
Seperti dikatakan Tsang sebelumnya, Hong Kong telah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan pajak perdagangan, sehingga setiap investor maupun pengusaha dari negara mana pun bisa bebas keluar masuk Hong Kong. Chris juga menuturkan, baru didirikannya perwakilan kantor perdagangan Hong Kong atau HKTDC di Indonesia pada awal tahun ini membuka kesempatan bagi kedua negara untuk mengembangkan bisnis setiap sektor industri masing-masing.
"Yang kami lakukan di sini hanyalah untuk membuka kesempatan bagi Indonesia maupun Hong Kong untuk saling melakukan bisnis," ujar Chris.
Menurutnya, berdirinya HKTDC di Indonesia hanya untuk membantu Indonesia menemukan mitra kerja yang baik di Hong Kong, terlebih selama ini hubungan bilateral Indonesia dan Hongkong sudah terjalin dengan baik.
"Tidak ada kata magic dalam perdagangan. Yang kami lakukan hanyalah untuk membuka dan menumbuhkan peluang perekonomian Indonesia di Hong Kong," kata Chris. Namun, Chris enggan mengomentari kebijakan perekonomian Indonesia saat ini. Dia mengatakan, bukan menjadi wewenangnya untuk menilai kebijakan pemerintah Indonesia.
"Saya tidak dalam kapasitas untuk menilai kebijakan pemerintah Indonesia. Saya cukup senang antara Indonesia dan Hong Kong sudah menjalin kerja sama yang baik sampai saat ini, dan itulah yang kami coba dorong untuk dikembangkan lagi," pungkasnya.
(Candra Setya Santoso)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.