JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada akhir pekan ini menguat tipis. Kesepakatan Jerman-Prancis dalam rencana bantuan finansial kepada Yunani, mendongkrak penguatan euro terhadap USD. Hal ini juga diikuti oleh rupiah.
Berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia (BI). Di mana rupiah menguat ke level Rp9.136 per USD, dibandingkan dengan perdagangan kemarin di level Rp9.138 per USD.
Sementara dari yahoofinance, Jumat (26/3/2010) rupiah hari ini ditutup pada level Rp9.121 per USD, setelah sebelumnya ditutup pada Rp9.126 per USD.
Seperti dikutip dari Valbury Securities, menguatnya euro tidak berlangsung lama. Setelah Trichet mengkritik rencana bantuan ke Yunani ternyata melibatkan IMF, dolar Amerika kembali menguat. Penguatan USD berlanjut terhadap mayoritas mata uang utama dunia karena peran safe-haven di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar.
Penguatan dolar Amerika kembali menyebabkan tekanan pada harga komoditas. Harga minyak mentah dunia masih terkoreksi di area USD80 sementara harga emas masih diperdagangkan di bawah level psikologis USD1.100.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.