Ilustrasi. Foto: Corbis
BRUSSELS - Badan Statistik Uni Eropa (Eurostat) mengestimasikan inflasi tahunan 16 negara Zona Euro pada Maret ini naik 0,6 persen menjadi 1,5 persen dibandingkan Februari sebesar 0,9 persen. Sebelumnya, analis memperkirakan inflasi naik menjadi 1,2 persen.
Inflasi Maret merupakan terbesar di Zona Euro sejak Desember 2008. Meski begitu, masih di bawah target Bank Sentral Eropa (ECB) di dua persen.
Padahal sebelum November, inflasi tercatat selalu negatif. "Inflasi Zona Euro terus naik, mulai dari 0,5 persen di November lalu," kata Eurostat seperti dilansir dari AFP, Rabu (31/3/2010).
Salah satu penyebab kenaikan adalah meningkatnya harga premium. "Kelihatannya energi dan makanan menjadi kunci kenaikan inflasi," papar ekonom CIB BNP-Paribas Clemente De Lucia. Namun, dia mengakui tekanan inflasi masih lemah. (Achmad Senoadi/Koran SI/ade)