Getting time...

Harga Baja Internasional USD150-200/Ton

Wilda Asmarini - Okezone
Selasa, 6 April 2010 16:35 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
CILEGON - Harga baja internasional saat ini meningkat menjadi USD 150-200 per ton. Hal ini merupakan imbas dari kenaikan harga bijih besi sebesar 90 persen hingga mencapai USD 150 per ton dari USD 90 per ton pada tahun lalu.

"Karena harga bijih besi naik hingga 90 persen, maka imbasnya pasti ke harga baja," tutur Director Marketing Krakatau Steel (KS) Irvan K Hakim usai kunjungan kerja Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Selasa (6/4/2010).

Menurutnya, kenaikan harga baja ini sulit diturunkan karena memang berasal dari faktor kenaikan harga bahan baku, yaitu bijih besi, bukan karena tingkat permintaan atau penjualan. "Masalahnya, harganya (baja) sulit turun karena faktor dari harga bijih besi, bukan karena demand (permintaan) atau supply (penjualan)," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, di Indonesia terdapat faktor keterbatasan pasokan gas dan listrik. Oleh karena itu, dia berharap untuk industri besi baja, khususnya dalam hal ini KS, tercukupi pasokan gasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama KS Fazwar Bujang menuturkan kini negosiasi harga baja dengan produsen tengah berlangsung. Saat ini, Bujang mengatakan, telah terjadi pola perubahan kontrak dari negara-negara produsen bijih besi, yaitu yang semula kontrak tahunan kini menjadi kontrak kuartalan.

Perubahan tersebut menurut Irvan dikarenakan sekarang umur harga bahan baku hanya bertahan tiga bulan. "Itu menyebabkan produsen baja dalam menentukan harga jualnya lebih berhati-hati dalam memberikan kontrak-kontrak yang jangkanya lebih panjang," pungkasnya.
(ade)
TWITTER »
twit