Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekspor RI ke Korsel Melesat 111,5%

Wilda Asmarini , Jurnalis-Rabu, 07 April 2010 |19:30 WIB
Ekspor RI ke Korsel Melesat 111,5%
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Selain peningkatan ekspor nonmigas Indonesia ke China yang mencapai 137,6 persen pada Januari-Februari 2010, ekspor ke Korea Selatan pun meningkat sebesar 111,5 persen atau sebesar USD 1,03 miliar pada periode yang sama.

"Setelah pemberlakuan Asean-Korea Free Trade Agreement (AKFTA), ekspor Indonesia ke Korea meningkat tajam," ujar Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar saat konferensi pers di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (7/4/2010).

Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS), lanjutnya, produk ekspor Indonesia ke Korea pada Januari 2010 didominasi oleh batu bara sebesar 69,6 persen dengan pertumbuhan 171,9 persen.

Produk lainnya antara lain bijih, kerak dan abu logam, tembaga, mesin/ peralatan listrik, bubur kayu/pulp, kayu dan barang kayu, karet dan barang karet, serta bahan kimia organik.

Pun ekspor ke Brazil, Mahendra mengatakan, turut mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 96,4 persen mencapai USD 172,5 juta pada Januari-Februari 2010. "Memang nilainya tidak begitu besar, tapi nilai tersebut meningkat sebesar 96,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy)," lanjutnya.

Mahendra mengatakan, China, Korea Selatan, dan Brazil merupakan negara emerging markets (negara berkembang) yang berpotensi menjadi pangsa pasar ekspor Indonesia.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement