Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

JP Morgan Ingin Tingatkan Kontribusi Newmont

Wilda Asmarini , Jurnalis-Selasa, 13 April 2010 |11:57 WIB
JP Morgan Ingin Tingatkan Kontribusi Newmont
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan investasi ternama asal Amerika Serikat, JP Morgan akan  semakin meningkatkan kontribusinya dalam investasi di Indonesia. Salah satunya adalah minat mereka untuk masuk dalam investasi tambang Newmont Nusa Tenggara.

“Mereka secara umum ingin lebih meningkatkan kontribusi partisipasinya dalam investasi di Indonesia, jadi tidak terbatas kepada satu hal saja tapi ini general, misalnya dalam kerja sama investasi, kerja sama permodalan JP Morgan sangat tertarik, mereka ingin apa yang sudah ada sekarang lebih ditingkatkan lagi, seperti mereka tertarik masuk ke Tambang Newmont tempo hari, JP Morgan memprioritaskan diri,” ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar, dalam acara Maluku & Maluku Utara Investment Day di Hotel Ritz Carlton Kuningan Jakarta, Selasa (13/4/2010).

Selain itu, Mustafa juga menyebutkan bahwa JP Morgan juga sangat tertarik untuk meningkatkan investasi perbankan di Indonesia, salah satunya adalah investasi melalui kerja sama perkreditan.

“Dalam perbankan mereka juga sangat tertarik untuk meningkatkan investment banking-nya di sini, dan investasi biasa melalui kerja sama perkreditan,” ujarnya

Meskipun telah menyatakan ketertarikannya, namun sayangnya belum ada pembicaraan secara khusus untuk realisasinya. Pasalnya, pertemuan yang diadakan kemarin belum ada pembicaraan kongkrit terkait rencana tersebut.

“Belum ada yang konkret, kemarin kita baru bicara dalam format yang umum di mana JP Morgan sangat antusias, belum disebut pada angka, tapi secara prinsip sudah dipakai untuk upgrading,” tandasnya.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement