Getting time...

"Pemerintah Nggak Serius Naikkan Industri Lokal"

Rheza Andhika Pamungkas - Okezone
Kamis, 6 Mei 2010 17:30 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
JAKARTA - Pemerintah dinilai tidak serius dalam menaikkan daya saing industri dalam negeri. Akibatnya industri lokal selalu kalah bersaing dengan industri mancanegara.

"Ketidakseriusan pemerintah itu terlihat karena sampai saat ini industri lokal masih sulit dalam menerima pasokan gas dalam negeri," jelas Sekjen Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Franky Sibarani, kepada wartawan di sela acara konferensi pers pameran industri bahan pangan Food ingredient Asia (FiA) 2010, di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (6/5/2010).

Bagi dunia usaha, lanjutnya, energi yang paling murah adalah gas. Akan tetapi, karena pemerintah lebih memprioritaskan ekspor maka gas menjadi langka di pasaran sehingga harganya jadi naik.

"Selain itu, naiknya TDL (tarif dasar listrik) juga membuat beban usaha industri nasional semakin meningkat. kenaikan beban usaha akibat naiknya TDL mencapai lima sampai 10 persen. kenaikan harga itu bukan solusi. buat apa harga naik tetapi market-nya turun?" jelasnya.

Sekadar informasi, harga ekspor bahan bakar gas bumi (BBGB) internasional pada 2008 sebesar USD12,35 per mmbtu atau sekira Rp4.108 per liter dan mengalami penurunan di 2009 sebesar USD7,77 per mmbtu atau sekira Rp2.776 per liter.

Adapun kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10 persen sudah ditetapkan Badan Anggaran (Banggar) DPR beserta Menkeu, Pjs Gubernur Bank Indonesia, dan Ditjen Pajak pada rapat bersama di Gedung DPR Senayan, beberapa waktu lalu. (ade)
TWITTER »
twit