Foto : Corbis.com
JAKARTA - Masalah kepastian hukum yang tidak jelas di Indonesia menjadi penghambat yang bisa membebani pertumbuhan industri akibat dari adanya rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL).
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengusulkan, sebaiknya tarif listrik bisa dibuat sesederhana mungkin yakni hanya untuk tarif pagi dan malam, agar tak membebani sektor industri.
"Selama ini kan bermacam-macam tarif, ada daya maksimal, dan sebagainya, yang notabene tidak kompetitif. Tapi sudah disurvey oleh Kemenperin, kenaikan TDL 10 persen secara garis besar dampaknya tidak ada, tapi pasti ada pengaruhnya. Sistem tarif bisa dibikin simpel itu lebih baik," jelas Hidayat, di Jakarta, kemarin.
Hidayat menambahkan, pihaknya sebagai Menperin, akan terus berupaya untuk mencari solusi dari masalah-masalah yang bisa menghambat sektor industri, termasuk rencana kenaikan TDL 10 persen.
"Seringkali ada langkah-langah kebijakan yang saya sendiri kurang sepakat tapi sebagai pemerintah saya harus mengerti seperti kenaikan TDL dan suplai gas yang kurang berkelanjutan, itu yang sekarang sedang kita perangi, jangan sampai kebijakan kita untuk meningkatkan daya saing kemudian terkena distorsi oleh kebijakan lain yang membuat itu jadi kurang optimal. Itu tugas saya untuk berdialog dengan pemerintah," pungkasnya. (Sandra Karina/Koran SI/ade)