Getting time...

Humpuss Intermoda Tak Bagi Dividen

Rheza Andhika Pamungkas - Okezone
Selasa, 18 Mei 2010 14:44 wib
Foto: Corbis
Foto: Corbis
JAKARTA - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) dalam rapat umum pemegang saham tahunan kali ini tidak membagikan dividen kepada pemegang saham karena perseroan sedang menghadapi proses arbitrase dan perluasan modal.

"Tahun lalu (2008) kita merugi. 2009 kita memang untung tapi kita tidak bagikan dividen karena sedang ada proses arbitrase. Maka kita perlu hati-hati dan konsentrasi pada kesehatan kapal," ungkap Direktur Utama HITS Antonius Widyatma Sumarlin kepada wartawan saat konferensi pers RUPST, di Hotel Crown, Jakarta, Selasa (18/5/2010).

Selain itu, perseroan menganggarkan anggaran belanja (capital expenditure/capex) sebesar 80 persen dari Bank Bukopin sebesar USD2,8 juta dan Bank Bumiputera Rp25 miliar yang digunakan untuk pembuatan tujuh kapal baru. Sementara sisanya dari internal.

Adapun total pembuatan untuk tujuh kapal tersebut membutuhkan investasi sebesar Rp210 miliar dengan perkiraan pembuatan per kapalnya sebesar Rp30 miliar.

Saat ini kapal yang dimiliki oleh HITS sebanyak enam unit, Humpuss Transportasi Curah (HTC) sebanyak 15 set atau 30 unit, Humpuss Transportasi Kimia tujuh unit, sedangkan tiga unit sedang mengalami proses pergantian bendera dan diharapkan selesai tahun ini dan 15 kapal yang ditambahkan untuk perseroan karena pembaayarannya sudah lunas.

"Jadi, total kapal yang dimiliki perseroan berjumlah 61 buah dan pada akhir tahun akan bertambah hingga tujuh unit," tambahnya.

Sementara untuk right issue sendiri belum akan dikeluarkan pada tahun ini karena masih ada disclaimer. Sementara pendapatan kuartal I-2010 mencapai Rp118 miliar atau menurun 62 persen dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp311 miliar.

Akan tetapi, laba bersih tahun ini mencapai kenaikan yang signifikan yakni sebesar Rp13,4 miliar dibandingkan perolehan rugi bersih pada kuartal I-2009 sebesar Rp55,5 miliar atau naik 124 persen. Adapun target pendapatan perseroan sampai akhir tahun mencapai Rp900 miliar. (ade)
TWITTER »
twit