Getting time...

Diekspor, PKT Punya Stok Pupuk Urea 400 Ribu Ton

Selasa, 18 Mei 2010 19:11 wib
Pupuk. Foto: Koran SI
Pupuk. Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mempunyai stok lebih pupuk urea sebanyak 400 ribu ton yang senilai USD120 juta untuk diekspor. Pasalnya, hingga saat ini, tidak terserap secara penuh di pasar domestik, yakni hanya 70 persen.

"Saat ini, PKT ada lebih 400 ribu ton. Yang terserap di dalam negeri cuma sekira 70 persen. Jadi kalau barangnya satu ton senilai USD300, jadi uang yang tertahan di pupuk yang tidak kita jual ini ada USD120 juta. Itu uang yang menganggur," jelas Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Hidayat Nyakman, di Jakarta, Selasa (18/5/2010).

Akibatnya, pihaknya harus menerima risiko penyusutan pupuk. "Risiko kehilangan barang juga ada, kecil di bawah satu persen. Itu mubazir.  Cara menyalurkannya, salah satunya dengan ekspor. Sudah sounding resmi ke pemerintah. Masih dikaji. Tanggapannya Insya Allah," ucapnya.

Direktur Pemasaran PKT IB Agra Kusuma menjelaskan, apabila pemerintah mengizinkan ekspor, maka pihaknya akan melakukan ekspor ke Asia, seperti Vietnam dan China.

Terkait harga pupuk di pasar internasional, Hidayat menambahkan, pada 2010 harga pupuk urea mencapai USD270-USD280 per ton. (Sandra Karina/Koran SI/ade)
TWITTER »
twit