JAKARTA - Bos Kaltim Prima Capital (KPC), salah satu anak perusahaan milik keluarga Aburizal Bakrie membantah, jika kemenangan perusahaannya di tingkat Mahkamah Agung karena di-back-up oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Masalah KPC bukan masalah Aburizal. Karena perusahaan itu dimiliki oleh publik. Saham milik keluarga Bakrie melalui PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di KPC hanya 22 persen dari total saham milik publik," ujar pria yang akrab disapa Ical itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
Itu artinya, sambung dia, dari total komposisi saham di KPC, keluarga Bakrie hanya menguasai 8,8 persen. Jadi, Ketua Harian Sekretaris Gabungan Partai Koalisi itu meminta masalah ini (bisnis) tidak dikaitkan dengan urusan politik.
"Terserah jika ada dorongan politik untuk kembali membuka kasus dugaan penggelapan pajak di KPC. Kita akan ikut aturan hukum. Tapi, janganlah kita mempolitisir persoalan hukum," tegasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.