Ilustrasi. Foto: Corbis
CILEGON - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mengungkapkan laba bersihnya hingga Mei 2010 mencapai Rp48 miliar atau sekira 50 persen dari target laba bersih tahun ini.
Direktur Keuangan Latinusa Erwin menjelaskan jika pihaknya menargetkan laba bersihnya sebesar Rp90 miliar pada 2010 ini. "Realisasi laba bersih per Mei itu mencapai 50 persen dari target," jelas Erwin dalam konferensi pers di Hotel Permata Krakatau, Cilegon, Rabu (9/6/2010).
Untuk itu, dia optimistis jika pada akhir kuartal II-2010 laba bersih perseroan akan mencapai angka Rp55-60 miliar. Sementara, pendapatan perseroan per Mei lalu adalah sebesar Rp600 miliar. Hingga akhir 2010, dia menargetkan pendapatanya bakal menjadi Rp1,3-1,5 triliun.
Konsumen Menunggu Kenaikan Produksi Perseroan
Sementara itu, perseroan juga mengungkapkan jika sekarang ini produksi tin plate yang sebanyak 130 ribu ton terserap semua oleh pasar. Dan jumlah itu, juga hanya mencukupi sekira 55-60 persen kebutuhan domestik yang sebanyak 180 ribu-200 ribu ton.
Sekarang ini, paling tidak ada dua perusahaan yang tidak kebagian jatah tin plate dari Latinusa. Dua perusahaan itu pun menunggu kenaikan kapasitas produksi perseroan yang rencananya akhir tahun mencapai 160 juta ton.
Dua perusahaan tersebut adalah produsen pembuat nanas kaleng di Lampung yang setahunnya membutuhkan tin plate sebanyak 20 ribu ton. Selain itu, Baterai Panasonic, juga membutuhkan sebanyak 10 ribu ton per tahun, atau 800 ton tiap bulannya.
Selama ini, dua konsumen tersebut digarap perusahaan induknya asal Jepang, Nippon Steel Group. "Tapi sekarang ini kita yang mulai garap. Karena produknya kan sama tin plate," pungkasnya. (ade)