Foto: Corbis
JAKARTA - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) alias Latinusa telah menunjuk Nippon Steel Corporation sebagai konsultan dalam proyek pembenahan (revamping) mesin produksi dengan nilai kontrak mencapai USD83,35 juta.
"Perjanjian telah diteken pada Selasa, 8 Juni 2010 dan akan berlaku hingga proyek revamping selesai dikerjakan," ujar Direktur Utama NIKL Ardhiman TA dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu, (12/6/2010).
Nippon Corporation saat ini merupakan pemegang saham utama perseroan yang totalnya mencapai 35 persen. Dia menjelaskan, sebagai tindak lanjut dari program initial public offering (IPO), perseroan akan melaksanakan program revamping untuk meningkatkan efesiensi dan kapasitas produksi baja tipis berlapis timah dari 130 ribu ton menjadi 160 ribu ton. "Program ini juga bertujuan mengembalikan kondisi mesin seperti baru," jelasnya.
Peran Nippon Corporation akan membantu menyiapkan semua dokumen, data dan gambar teknis yang diperlukan agar program revamping bisa berjalan dengan baik. "Pekerjaan ini akan dilaksanakan dari proses persiapan hingga selesainya proyek," katanya.
Nippon Corporation didirikan pada 31 Maret 1970 dan berkantor pusat di Marunouchi Park Building, Tokyo. Pada penutupan perdagangan akhir pekan kemarin, harga saham dengan kode emiten NIKL menguat 10 persen atau setara 3,57 persen ke posisi Rp290 per lembar sahamnya. (css)