Ilustrasi
MADRID - Spanyol diprediksi membutuhkan dana restrukturisasi bank sebesar 30 miliar euro. Pemerintah Spanyol akan membiayai rencana tersebut dengan Dana untuk Restrukturisasi Bank (FROB).
"Itu (dana 30 miliar euro) lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan semua bank," kata Menteri Ekonomi Spanyol Elena Salgado seperti dikutip dari Reuters.
Elena menjelaskan,FROB bisa menggalang dana hingga 99 miliar euro.Dana ini dibentuk dengan tujuan sebagai dana siaga untuk membantu institusi pemberi pinjaman.
"Berdasarkan data dari Bank Sentral Spanyol (BOS) kebutuhan dana restrukturisasi kurang dari 90 miliar euro.Tapi,saya mengestimasikan total kebutuhan kurang dari sepertiganya (30 miliar euro)," ungkap dia.
Pekan ini harga saham dunia, nilai tukar euro terhadap dolar Amerika Serikat (AS),dan minyak turun karena investor cemas atas pembiayaan publik Spanyol.Investor ramai-ramai melepas aset-aset yang memiliki risiko tinggi.
Kemarin indeks saham dunia MSCI turun 0,3 persen setelah naik ke posisi tertinggi dalam sebulan.Indeks FTSEurofirst 300 turun 0,25 persen. Sementara nilai tukar euro terhadap dolar AS turun 0,4 persen menjadi USD1,2245 dan terhadap yen melemah 2/3 persen menjadi 111,71 yen. Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia naik 0,5 persen.
Sebelumnya Uni Eropa (UE) dan Dana Moneter Internasional (IMF) membantah laporan bahwa mereka dan Departemen Keuangan AS membatalkan bantuan kepada Spanyol.Tapi, kekhawatiran atas kondisi perbankan Spanyol mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah Spanyol.
UE menunda Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) Eropa yang rencananya digelar kemarin. KTT tersebut akan membahas upaya-upaya memperkuat disiplin anggaran belanja dan koordinasi kebijakan ekonomi antar anggota UE. (Achmad Senoadi/Koran SI/wdi)