ilustrasi. foto: corbis
JAKARTA - Produsen pelat timah, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) hingga semester I-2010 mencatat kenaikan poduksi sebesar 38 persen menjadi 58 ribu ton dibandingkan realisasi periode yang sama di 2009 sebesar 42 ribu ton. Meningkatnya permintaan pasar menjadi pemicu kenaikan tersebut.
"Hingga pertengahan tahun ini, memang ada kenaikan produksi," kata Direktur Keuangan Latinusa Erwin saat dihubungi di Jakarta, Kamis (8/7/2010).
Meski anak usaha PT Krakatau Steel ini mencatat produksi sebesar 58 ribu ton, namun total penjualan Latinusa sedikit mengalami kenaikan sebesar 10 ribu ton menjadi 59 ribu ton. Tambahan penjualan ini dikontribusi oleh aktivitas penjualan (trading). "Selain produksi, ada sedikit dari trading," katanya.
Menurut Erwin, naiknya produksi dan penjualan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar, baik di tingkat domestik maupun global. Hingga saat ini perseroan lebih banyak memasok untuk kebutuhan dalam negeri. "Peningkatan itu karena didukung pasar yang bergairah di paruh pertama tahun ini," kata Erwin.
Saat ini Latinusa menargetkan peningkatan produksi di tahun depan sebesar 160 ribu ton atau meningkat dari target produksi tahun ini sebesar 120 ribu ton.
Peningkatan produksi ini seiring adanya jaminan bahan baku dari Nippon Steel Ltd sebagai salah satu pemegang saham perseroan. ”Hingga semester tahun ini perseroan sudah mendapatkan 35 ribu ton pasokan bahan baku dari Nippon Steel,” katanya. (Whisnu Bagus /Koran SI/ade)