Amdal, Proyek Ciputra Dihentikan Sementara

Selasa, 20 Juli 2010 16:48 wib | Amir Sarifudin - Okezone

Ilustrasi Ilustrasi BALIKPAPAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama dengan Pemerintah kota Balikpapan menghentikan sementara proyek pembangunan perumahan mewah Citra Bukit Indah di atas lahan seluas 20 hektar lebih.

Penghentian itu dilakukan saat DPRD kota Balikpapan diwakili komisi III bersama jajaran Pemkot Balikpapan seperti BLH, dinas PU, Kabag pembangunan, Tata kota dan satpol PP melakukan sidak kelokasi. Bahkan ketua komisi III saat bertemu dilokasi dengan Pemilik Citra Bukit Indah, Sanjaya dan Sari Saleh terjadi dialog yang sangat panas.

Bahkan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan H Sappe sampai menunjuk pekerja proyek dan operator buldoser yang sedang mengupas lahan dan menggali lahan untuk menghentikan kegiatannya selama belum turun Amdal.

"Kamu ngerti gak lahanmu tidak ada Amdalnya, liat tuh tanah dan air dari tempat ini masuk kedalam bendali ini.sekalian dibangun tuh aliran airnya, coba kamu hentikan tuh pekerjamu. Kita seperti dilecehkan kita datang kalian masih tetap bekerja," tandas H Sappe, Selasa (20/7/2010) saat meninjau lokasi.

Teguiran keras itu membuat, Sanjaya meminta mandornya untuk menghentikan segala kegiatannya kepada anak buahnya. "Ya pak kita mengaku salah dan kita hentikan dulu ini. Tapi memang Amdalnya sedang diproses," katanya.

Namun DPRD tetap tidak mengubris alasan yang disampaikan oleh pemilik proyek. "Saya gak mau tahu, pokoknya hentikan dulu proyeknya. Kamu bisa diancam UU 32 tahun 2009 dengan ancaman sembilan tahun karena merusak lingkungan," tegasnya.

Proyek perumahan Citra Bukit Indah sudah berjalan 50 persen dan lahan dimiliki Bukit damai Indah (BDI) berada di jalan MT Haryono, Balikpapan. Lokasinya berbatasan  dengan bendungan pengedali Banjir (Bendali) III yang dikerjakan oleh pemprov Kaltim dengan luas bendali 16, 22 hektar batas air normal.

Menurut Sanjaya yang juga dibenarkan oleh Direktur Citra bukit Indah, Sari saleh, pengajuan ijin amdal sudah diajukan sejak tahun lalu ke BLH Pemkot Balikpapan namun karena ada persoalan batas wilayah antara Bendali III dengan pihaknya belum tuntas maka amdal belum turun-turun.

"Persoalan itulah yang membuat amdal kita belum turun-turun, kalau lahan kita tetap bangun diatas lahan kita yang sedang dibangun seluruhnya 20 Hektar proyek ini milik PT Putra Balikpapan Adi Perkasa proyeknya dilaksanakan oleh Ciputra," terangnya.

Sari  berharap, dengan kunjungan ini, proses AMdal yang terkatung-katung dialami oleh pengembang Ciputra bisa segara turun. "Ya kita terimakasih sudah dikunjungi, harapan kita, proses Amdal kita bisa lebih cepat turun," pungkasnya.

(wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป