Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPA Kucuri Waskita Karya Rp475 Miliar

Wilda Asmarini , Jurnalis-Selasa, 20 Juli 2010 |13:41 WIB
PPA Kucuri Waskita Karya Rp475 Miliar
Logo Waskita Karya
A
A
A

JAKARTA - Akhirnya, PT Waskita Karya mendapatkan dana dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk restrukturisasi sebesar Rp475 miliar. Dana ini, akan diserahkan kepada perusahaan besok, Kamis 21 Juli.

"Dana restrukturisasi (yang cair dari PPA) Rp475 miliar. Setelah diteken dan disepakati presiden akhir bulan lalu. Dengan demikian, kepemilikan (Waskita) 99 persen ada di PPA. Besok ditransfer," jelas Direktur Utama Waskita Karya M Choliq, di Jakarta, Selasa (20/7/2010).

Dengan suntikan dana tersebut, maka ekuitas perseroan menjadi positif Rp387 triliun. Padahal sebelum disuntik ekuitas perseroan negatif Rp140 miliar. Di mana sekarang ini posisi asetnya adalah Rp3 triliun.

Hingga akhir 2010, dia menargetkan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun, naik dari 2009 sebanyak Rp4,5 triliun. Sementara laba kotornya ditargetkan Rp450 miliar dan laba bersihnya diharapkan sebesar Rp2,5 miliar. "Itu karena kami masih menangung beban bunga, dana yang dipakai dana bank," jelasnya.

Per semester I-2010, dia mengatakan jika perusahaan telah mendapatkan dana sebesar Rp2 triliun. Sementara itu, sekarang ini dia mengatakan perusahaan telah meraih kontrak sebesar Rp8 triliun, naik dari posisi kontrak di akhir Juni lalu yang sebesar Rp7,2 triliun.

"Carry over dari tahun lalu Rp4,6 triliun, dan tahun ini (kontrak yang didapat) Rp2,5-2,8 triliun," tambahnya.

Dia menjelaskan, jika sebanyak 95 persen dari kontrak tersebut merupakan proyek pemerintah. "Ikutin APBN. Agustus penyelesaian," ucapnya.

Menurutnya, dengan yang dilakukan itu, maka perusahaan akan menjadi bankable untuk mendapatkan dana dari perbankan. "Dengan suntikan secara kasar, dari posisi tidak bankable maka jadi bankable sehingga mudah cari dana Rp2,5 triliun berdasarkan kontrak yang sudah diperoleh. Kita sudah dapat dana Rp2,7 triliun dari BNI bulan lalu," pungkasnya. (wdi)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement