JAKARTA - Ibukota DKI Jakarta semakin sesak saja. Dari hasil sementara sensus penduduk 2010 ini, diperkirakan penduduk Jakarta mencapai 9,5 juta jiwa.
Hal ini dikatakan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Ahmad Hariadi dalam Diskusi Nasional Pembangunan Ibukota Jakarta dalam Perpektif Nasional, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Jumat (23/7/2010).
"Tahun 1961 mencapai 2,9 juta jiwa, pada 2000 sebanyak 8,4 juta jiwa, pada 2005 sebanyak 9,04 juta jiwa, dan 2010 sekira 9,5 juta jiwa," katanya.
Menurutnya, dengan jumlah penduduk yang besar ini akan sangat berdampak pada penyediaan sarana dan prasarana kota yang bertubrukan dengan kurangnya jumlah lahan yang tersedia di DKI Jakarta.
"Ini berdampak pada penyediaan sarana dan prasarana kota padahal lahan tidak bertambah, ini menimbulkan konflik antara penggunaan ruang," jelasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.