Logo Latinusa. Foto: Krakatau Steel
JAKARTA - Pada semester I-2010, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 480,9 persen atau setara dengan Rp45,77 miliar menjadi Rp55,28 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp9,52 miliar.
Kenaikan significan atas laba perseroan yang dikenal dengan Latinusa ini tampaknya wajar saja, mengingat penjualan bersih juga mengalami kenaikan hingga Rp126,9 miliar, setara dengan 21 persen menjadi Rp722,93 miliar pada paruh pertama tahun 20010 dibandingkan periode yang sama tahun 2009 yang sebesar Rp596 miliar.
Marjin laba bersih tercatat naik menjadi delapan persen dari sebelumnya hanya dua persen, begitu juga marjin operasi naik menjadi1 10 persen dari sebelumnya lima persen.
Seperti dikutip dari laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Selasa (27/67/2010), kendati penjualan naik cukup besar, tapi beban pokok penjualan tidak mengalami kenaikan yang berarti. Di mana beban pokok tercatat Rp590,35 miliar, hanya naik tipis dari sebelumnya yang sebesar Rp538,86 miliar.
Alhasil, laba kotor perusahaan yang masih anak usaha PT Krakatau Steel ini tercatat sebesar Rp132,58 miliar pada semester I-2010, naik dari periode sebelumnya yang sebesar Rp57,17 miliar. Di mana marjin laba koor naik menjadi 18 persen dari sebelumnya yang hanya 10 persen.
Pendapatan bunga perseroan jugsa naik menjadi Rp4,34 miliar, dari sebelumnya Rp879 juta. Di sisi lain, rugi kurs perseroan juga mengecil menjadi hanya sebesar Rp1,3 miliar, padahal sebelumnya tercatat Rp7,39 miliar. Sehingga beban lain-lain perseroan turun menjadi hanya Rp1,98 miliar dari sebelumnya Rp10,17 miliar.
Jumlah aset perseroan juga naik hampir dua kali lipat menjadi Rp861,2 miliar dari sebelumnya yang sebesar Rp470,59 miliar. (wdi)