JAKARTA - Bank Swiss UBS AG pada berhasil membukukan laba sebesar 2 miliar franc atau setara dengan USD1,9 miliar pada kuartal II-2010. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya perseroan mencatatkan rugi sebesar 1,4 miliar franc.
"Ini adalah hasil yang baik dalam kondisi pasar yang fluktuatif, dan menunjukkan kemajuan yang kami raih. Saya tetap yakin akan masa depan kami dan saya yakin bahwa kami menjalankan strategi yang tepat," kata CEO UBS Gruebel Oswald dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta, Rabu (28/7/2010).
Kinerja UBS didorong oleh kinerja yang kuat dari bank investasinya, laba sebelum pajak naik hingga sepuluh persen menjadi 1,3 miliar franc. Pendapatan UBS didorong oleh keuntungan kredit sebesar 595 juta franc pada kewajiban finansial.
UBS mengatakan bahwa mereka telah memangkas 4 miliar franc pada aset yang berisiko dan telah meningkatkan permodalannya dalam periode April-Juni. Laba dari bisnis Wealth Management turun lima persen dari tiga bulan pertama tahun ini, karena biaya yang lebih tinggi, namun marjin meningkat dari tingkat depresi mereka.
"Laba ini lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya. UBS AG juga mengatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan semua masalah perpajakan dengan Pemerintah AS pada Oktober," ungkapnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.