Ilustrasi
JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tubagus Haryono mengatakan, hasil uji bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang diambil dari sejumlah titik akan segera diumumkan pada Rabu, 18 Agustus.
Uji premium di laboratorium Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) memerlukan waktu lebih lama karena parameter yang digunakan cukup banyak yakni 17.
"Ada satu tes yang memerlukan waktu 1.000 menit supaya stabil. Nah, jadi memerlukan waktu yang cukup lama. Mereka minta waktu seminggu yang (uji) kedua ini. Kami baru serahkan Senin pekan lalu dan mudahmudahan Rabu pekan depan (pekan ini) sudah ada hasilnya," kata Tubagus di Jakarta.
Berdasarkan hasil uji laboratorium BPH Migas, premium yang diambil dari pompa bensin, tangki, dispenser, taksi yang rusak, dan taksi yang tidak rusak tersebut sudah memenuhi spesifikasi. Rata-rata oktan premium bahkan masih di atas 88.
"Ternyata waktu kami sampling, bahkan yang hitam sekalipun itu oktan masih 89 ada 90,1 jadi cukup tinggi. Semuanya hasil oktan bagus, dari sulfur bagus, kandungan air boleh dibilang enggak ada," ungkapnya.
(Maya Sofia/Koran SI/wdi)