Foto: Koran SI
JAKARTA - Rencana pemerintah guna menaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) pada 2011 sebesar 15 persen baru sekadar asumsi saja. Pemerintah akan membawa rencana kenaikan TDL tersebut ke anggota Dewan terhormat secepatnya, bahkan ada sinyal kenaikan tersebut bisa naik, atau turun bahkan tidak disepakati.
"Itu kan asumsi. Kita mengasumsikan ada kenaikan TDL 15 persen dan nanti pada saat kita bicara dengan DPR asumsi itu akan dibicarakan. Itu tentang timing-nya saja, jumlah kita akan bicarakan lagi," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo, saat ditemui wartawan seusai upacara Hari Kemerdekaan RI, di Gedung Kemenko, Jakarta, Selasa (17/8/2010).
Dirinya melakukan klarifikasi atas pemberitaan yang mulai saja santer, jika memang tahun depan sudah dipastikan kenaikan TDL sebesar 15 persen. "Jadi kalau kamu katakan TDL akan naik awal tahun 15 persen, mungkin bukan itu maksudnya, tapi kita asumsikan dalam model kita ada kenaikan 15 persen dan itu perlu kita finalisasikan lagi dan bicara dengan DPR dan nanti kita tentukan detailnya," ungkapnya.
Sebelumnya, pemerintah berencana untuk menaikkan TDL sebesar 15 persen pada awal 2011 ini. Terkait dengan rencana kenaikan TDL ini diperkuat dengan penjelasan Menko Perekonomian Hatta Rajasa di tempat yang sama. "Jangan lihat kenaikannya, tapi lihat pertumbuhan yang akan dicapai," tambah Hatta.
Pemerintah mengklaim bahwa kenaikan tarif dasar listrik ini, nantinya akan bisa membantu masyarakat yang mendapatkan listrik. Dikatakan oleh Hatta bahwa target pemerintah dalam hal pertumbuhan di sektor kelistrikan ini sekira 10 persen. (css)