Ilustrasi
JAKARTA - Baru selesai menghadapi kontroversi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) 2010 di mana ada perbedaan penghitungan antara PT PLN (Persero) dengan dunia industri, kini PLN tampaknya harus kembali siap-siap menghadapi protes serupa dari masyarakat mengingat rencana pemerintah untuk menaikkan kembali TDL sekira
15 persen pada tahun depan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PLN Dahlan Iskan tampaknya tidak mau ambil pusing dan bersusah payah memikirkan rencana pemerintah tersebut. Menurutnya, kini pihaknya hanya fokus kepada bebas padam listrik di seluruh wilayah Indonesia.
"Aku mikir listrik aja deh, aku tidak usah mikir TDL. Aku mau memikirkan listrik yang sungguh-sungguh. Jadi, tidak mau mikirkan TDL. TDL mau naik, mau tidak (naik), terserahlah," ungkapnya saat ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (25/8/2010) malam.
Menurutnya, pihaknya belum diinformasikan terlebih dahulu oleh pemerintah terkait masalah kenaikan TDL 2011 ini. Dia pun mengakui mengetahui rencana pemerintah untuk menaikkan TDL karena penurunan subsidi listrik ini dari berita di surat kabar.
"Saya tahunya dari koran. Ya kita tahu sikap Depkeu dari dulu begitu, bahwa ingin menyeimbangkan anggaran dan itu betul toh?" tukasnya.
Selanjutnya, menurutnya PLN akan menjalankan apa yang akan menjadi keputusan pemerintah tersebut. Tapi yang terpenting saat ini, lanjutnya, adalah bagaimana mengkondisikan listrik negeri ini menjadi lebih baik dan tidak terjadi pemadaman lagi.
"Pemerintah memutuskan apa, kita jalankan. Saya konsentrasi memikirkan listrik bagaimana lebih baik. Ya cukup tidak padam. Kalau padam, cepat nyala lagi," pungkasnya. (wdi)