ilustrasi Foto: wordpress
JAKARTA - Kementerian ESDM menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) menghadapi mudik Lebaran tahun ini aman. Bahkan, di sejumlah SPBU saat ini sudah menambah pasokannya hingga 18 persen dari rata-rata.
Bahkan pada saat hari H atau puncak arus mudik permintaan akan semakin meningkat sehingga Pertamina akan menambah pasokannya hingga 80 persen dari keadaan normal.
"Sudah biasa, memang biasa kalau jelang Lebaran naik. Ada kenaikan rata-rata 18 persen dan itu biasa. Itu data historis ya dan Pertamina lebih memahaminya dan memang pada hari H itu bisa sampai 80 persen," ujar Menteri ESDM Darwin Z Saleh, saat ditemui wartawan, di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin (30/8/2010).
Kendati demikian, pihaknya serta Pertamina telah melakukan koordinasi dalam penyiapan back-up BBM di sejumlah titik rawan sehingga kelangkaan BBM dapat dihindari.
"Tapi yang jelas Pertamina sekarang sudah mempersiapkan kantong-kantong distribusi sehingga tidak ada relatif kelangkaan akibat terganggunya distribusi," ungkapnya.
Menurut Darwin, pasokan BBM nantinya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada dan juga antisipasi jika ada kekosongan pasokan di SPBU. "Untuk lebih jelasnya kebutuhan BBM dan juga BBM yang disiapkan dalam menghadapi arus mudik-balik Lebaran adalah Dirut Pertamina," ujarnya.
Lebih lanjut, Darwin menyatakan pasokan BBM pada arus mudik-balik akan lebih banyak BBM jenis premium dari pada jenis solar karena pengguna premium jelas lebih banyak. "Persedian BBM yang mencukupi tidak saja untuk Jawa tapi juga di luar Jawa akan dijamin ketersediaan BBM-nya," kata dia.(adn) (rhs)