Kebijakan Subsidi Tidak Dibenahi

Volume BBM Bersubsidi 2011 Bengkak Jadi 42,56 Jt KL

Andina Meryani - Okezone
Selasa, 31 Agustus 2010 12:19 wib
ilustrasi Foto: Corbis
ilustrasi Foto: Corbis
JAKARTA - Volume Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi diperkirakan bisa membengkak dari kuota yang ditetapkan dalam RAPBN 2011. Sebelumnya, volume BBM bersubsidi ditetapkan sebesar 36,77 juta kiloliter (kl) dalam Nota Keuangan 2011, namun jika kebijakan subsidi tidak dirancang ulang (redesign) maka dikhawatirkan volume BBM bersubsidi 2011 akan melonjak hingga 42,56 juta kiloliter.

“Penetapan volume BBM bersubsidi sebesar 36,77 juta kiloliter dengan pertimbangan merancang ulang (redesign) kebijakan subsidi, diantaranya dengan mengubah sistem subsidi harga menjadi subsidi yang lebih tepat sasaran dengan mempertajam sasaran penerima subsidi,” ungkap Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh sebagaimana dikutip dari situs resmi Ditjen Migas di Jakarta, Selasa (31/8/2010).

Sementara itu, Kepala BPH Migas Tubagus Haryono menambahkan, peningkatan volume BBM bersubsidi disebabkan beberapa hal, antara lain karena kapal berbendera Indonesia diperbolehkan menggunakan BBM subsidi. Penerapan azaz cabotage yang mengharuskan pengangkutan barang dan jasa dalam negeri menggunakan kapal Indonesia, berdampak pada meningkatnya volume BBM bersubsidi.

Peningkatan volume BBM bersubsidi juga diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk sebesar 1,3 persen per tahun, pemekaran kota, belum adanya pembatasan konsumsi transportasi darat termasuk kendaraan pribadi dan umum, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan kapal nelayan di atas 30 GT masih menggunakan BBM subsidi.(adn) (rhs)
TWITTER »
twit