JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham induk usaha Bakrie, PT Bakrie & Brother Tbk (BNBR) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dari saham yang dapat ditransaksikan secara marjin dan short selling.
Selanjutnya, bursa memasukan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) ke dalam daftar saham emiten yang dapat ditransaksikan marjin. Sementara di untuk transaksi short selling, ada saham CPIN juga dapat ditransaksikan.
Dengan demikian, ada 37 saham yang dapat ditransaksikan secara marjin dan 33 saham yang dapat ditransaksikan secara short selling.
"Daftar efek tersebut di atas mulai berlaku 1 September 2010," kata Kadiv Perdagangan saham BEI Andre PJ Toelle dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Berikut daftar saham untuk transaksi margin, diantaranya:
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), serta PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
Kemudian PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT London Sumatera Tbk (LSIP), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR).
Selain itu adapula PT Timah Tbk (TINS), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Berikut daftar saham untuk transaksi short selling, adalah:
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA).
Lalu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Delta Dunia Makmur Tbk PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indika Energy Tbk (ENDY), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk(PTBA), serta PT Semen Gresik Tbk (SMGR).
Kemudian PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk(UNSP), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Timah Tbk (TINS), serta PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM).
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.