Investor Wait & See, Wall Street Masih Menguat Tipis

Widi Agustian - Okezone
Jum'at, 3 September 2010 07:59 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
NEW YORK - Harga saham-saham mengalami kenaikan di bursa AS walaupun volume  transaksi tercatat rendah. Pemicunya adalah data perumahan dan pasar tenaga kerja yang positif kendati pelaku pasar masih menunggu data payroll.

Investor tampak kembali optimis akan pemulihan ekonomi akibat positifnya data. Tapi rally ini dapat berbalik arah jika data lapangan kerja yang bakal dirilis pada Jumat waktu setempat mengecewakan.

"Tampaknya terjadi aliran dana keluar dari obligasi dan masuk ke pasar saham. Jelas, besok datang berita besar dengan data lapangan kerja Tapi dalam waktu dekat, hal itu menunjukkan bagaimana pasar dapat meledak ketika kita mendapatkan data ekonomi yang layak, karena pasar adalah harga resesi double-dip," jelas senior technical strategist Schaeffer's Investment Research Ryan Detrick di Cincinnati, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/9/2010).

Perusahaan produsen chip mengalami kenaikan harga sahamnya, PHLX semiconductor index naik 2,1 persen, dan bergerak menguat tersignifican di atas 14-hari rata-rata bergerak untuk pertama kalinya sejak akhir Juli.

Broadcom Corp naik USD1,63 menjadi USD32,71. Saham ini mencatat kemajuan 9,2 persen dalam dua sesi terakhir dan merupakan keuntungan terbesar seperti sejak Mei 2009.

Pada perdagangan Kamis (2/9/2010) waktu setempat, Dow Jones naik 50,63 poin atau 0,49 persen ke 10.320,10. Standard & Poor's 500 mengalami kenaikan 9,81 poin atau 0,91 persen ke 1.090,10 demikian juga Nasdaq Composite Index naik 23,17 poin atau 1,06 persen menjadi 2.200,01.

Volume transaksi sebanyak 6,6 miliar lembar saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan American Stock Exchange. Tapi masih lebih rendah dari rata-rata volume transaksi harian tahun lalu yang sebanyak 9,5 miliar lembar saham perhari. (wdi)
TWITTER »
twit