Harga Minyak Dekati USD75/Barel

Andina Meryani - Okezone
Jum'at, 3 September 2010 12:53 wib
ilustrasi Corbis
ilustrasi Corbis
BANGKOK - Harga minyak bertahan mendekati USD75 per barel di perdagangan Asia hari ini. Hal ini disebabkan sebagian besar investor masih berpegangan keuntungan besar sehari sebelumnya sehingga menaruh spin positif pada laporan ekonomi AS dan pasar saham Asia yang naik.

Benchmark harga minyak untuk pengiriman Oktober turun 30 sen pada USD74,72 per barel siang ini dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Kontrak tersebut meningkat USD1,11 untuk menetap di USD75,02 kemarin. Demikian sebagaimana dikutip dari Associated Press (AP), Jumat (3/9/2010).

Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS, bahwa klaim untuk pertama kali tunjangan pengangguran sedikit menurun pekan lalu, tapi masih di atas level dalam ekonomi yang sehat.

Sementara itu, National Association of Realtors mengatakan jumlah orang Amerika yang menandatangani kontrak untuk membeli rumah yang sebelumnya dimiliki meningkat 5,2 persen pada bulan Juli. "Itu adalah 19 persen di bawah bulan yang sama tahun lalu dan penjualan rumah tetap pada tingkat terendah dalam lebih dari satu dekade," jelasnya.

Satu hal positif yang ada adalah data pabrik meningkat 0,1 persen pada bulan Juli yang menunjukkan beberapa pertumbuhan industri.

"Indikator tersebut sudah cukup untuk memicu keuntungan lebih di pasar saham Asia setelah lompatan besar pada hari Kamis setelah bulan sebelumnya penjualan berat di tengah bukti pemulihan ekonomi global yang goyah," lapornya.

Dalam perdagangan NYMEX lain dalam kontrak Oktober, minyak pemanas turun 0,84 persen menjadi USD2,054 per galon dan bensin turun 0,63 persen menjadi USD1,915 per galon. Gas alam untuk pengiriman Oktober naik 1,9 sen menjadi USD3,77 per 1.000 kaki kubik.

Di London, minyak mentah Brent turun 38 sen menjadi mantap pada USD76,55 per barel di bursa ICE Futures.(adn)
(rhs)
TWITTER »
twit