JAKARTA - Jelang libur Lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru dengan menembus level 3.200. Pengaruh positif regional dan global masih terus berlanjut serta gairah perdagangan saham dalam negeri mendorong penguatan indeks di awal pekan ini.
IHSG, Senin (6/9/2010) sore melompat hingga 52,87 poin atau 1,67 persen ke 3.217,15. Ini adalah rekor tertinggi IHSG sepanjang tahun ini. Begitu juga dengan LQ45 yang naik 9,28 poin ke 607,2, serta Jakarta Islamic Index (JII) juga naik 7,56 poin ke 495,2.
Seluruh sektor bergerak kompak di jalur hijau dengan dipimpin oleh sektor tambang yang naik hingga 43,44 poin, demikian juga sektor perkebunan naik 25,51 poin, sektor manufaktur naik 15,6 poin, sektor infrastruktur naik 4,34 poin, dan sektor konsumsi naik 11,33 poin.
Perdagangan hari ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp4,04 triliun dengan volume sebanyak 2,97 miliar lembar saham. Sebanyak 149 saham menguat, 65 saham melemah, dan 78 saham tidak mengalami perubahan.
Bursa Asia hingga sore ini masih berlari kencang dengan dengan dipimpin oleh penguatan indeks Hang Seng sebesar 384,27 poin atau 1,83 persen ke 21.355,77, Nikkei 225 juga naik hingga 187,19 poin atau 2,05 persen ke 9.301,32 dan Strait Times naik 19,32 poin atau 0,64 persen ke 3.021,88.
Sementara itu, Bursa Eropa juga melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini meskipun sempat menurun setelah pembukaan. Indeks FTSE 100 naik 9,97 poin atau 0,18 persen ke 5.438,12, DAX naik 9,76 poin atau 0,16 persen ke 6.144,38 dan CAC 40 naik 8,33 poin atau 0,23 persen ke 3.680,53.
Saham yang bergerak menguat (top gainers) adalah PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp15.000 ke Rp195.500, PT Schering Plough Indonesia Tbk (SCPI) naik Rp5.000 ke Rp42.500, PT Astra Internasional Tbk (ASII) naik Rp2.400 ke Rp52.400, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik Rp1.400 ke Rp8.500, dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik Rp625 ke Rp3.325.
Sementara saham yang melemah (top loosers) adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.000 ke Rp47.000, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) turun Rp450 ke Rp18.600, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun Rp250 ke Rp6.550, dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp100 ke Rp9.900.(adn)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.