Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Juallah Daging dengan Harga Wajar"

Safrezi Fitra , Jurnalis-Selasa, 07 September 2010 |15:10 WIB
ilustrasi Foto: Rus Akbar/okezone.com
A
A
A

JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo menyerukan kepada pedagang daging untuk menjual daging dengan harga yang wajar dan jangan mengambil kesempatan untuk menaikkan harga.

Hal ini ditegaskannya saat menghadiri kunjungan pasar murah daging di Kelurahan Bulak Timur Klender bersama Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian, di Kelurahan Klender, Jakarta Timur, Selasa (7/9/2010).

"Bagi pedagang, memang ini satu momen yang dia bisa mendapatkan untung. Itu pun kami titipkan supaya jualan barang pada harga yang wajarlah," ujarnya.

Subagyo menjelaskan bahwa merupakan keharusan bagi pedagang untuk mengambil untung, karena dirinya mengerti jika pedagang tidak untung itu kan nanti tidak bisa kembali berdagang.

"Tapi jangan kemudian mengambil kesempatan mengambil untung sebesar-besarnya. Itu pun akan merugikan masyarakat yang membutuhkan juga. Jadi saling dipahamilah, menjual pada tingkat harga yang pantas," pintanya.

Kenaikan harga pada daging memang cukup besar, terlebih lagi untuk di Jakarta. Kenaikan harga rata-rata untuk daging dikatakan Subagyo adalah sebesar empat sampai lima persen.

"Itu yang naiknya tinggi daging sapi. Yang lainnya rata-rata masih di bawah dua persen-lah. Beras tiga sampai empat persen dibanding Juli. Dalam minggu-minggu ini sudah relatif strabil, artinya dia dua persen," ujarnya.

Kenaikan harga ini menurut Subagyo juga didorong oleh masyarakat yang takut kehabisan daging dan ketakutan bahwa ke depannya harga daging akan menjadi semakin bertambah mahal.

"Tidak perlu merasa tidak kebagian, jadi sekarang dia punya tendensi untuk membeli volume yang banyak, itu justru mendorong market harganya besar ke atas," jelasnya.

Untuk itu Subagyo pun  menyerukan kepada masyarakat untuk tidak membeli daging dengan volume yang banyak, karena akan berpengaruh pada pasokannya.

"Saya berpesan kepada masyarakat tidak perlu panik, belilah sewajarnya, secukupnya, karena persediaannya cukup," tuntasnya.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement