JAKARTA - Pencapaian tujuan pembangunan milenium atau MDGs semestinya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab DPR, masyarakat madani dan segenap masyarakat.
Demikian dikatakan Ketua DPR Marzuki Ali dalam acara pernyataan dukungan DPR terhadap MDGs dalam acara bertajuk DPR RI Bangkit, Beraksi dan Bersuara untuk Tujuan Pembangunan Milenium, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/9/2010).
Untuk itu, kata dia, DPR RI melalui Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP) sebagai mitra pemerintah telah membentuk Panitia Kerja (Panja) MDGs yang diketuai oleh Nurhayati Ali Assegaf dan Tantowi Yahya sebagai Sekretaris. Panja ini terdiri dari 25 anggota Badan Kerja sama Antarparlemen DPR RI lintas fraksi dan komisi.
“Selain bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meyukseskan percepatan pencapaian MDGs, Panja ini juga bertujuan untuk menggalang dukungan internasional, khususnya negara-negara maju agar komitmen mereka dalam memberikan dukungan terhadap pencapaian MDGs tetap terjaga,” katanya, Jumat (17/9/2010).
Menurut Marzuki, pencapaian MDGs khususnya di sejumlah negara berkembang memang sedikit terganggu dengan pecahnya krisis keuangan global pada tahun 2008 lalu. Krisis keuangan global tersebut pada gilirannya telah memperlemah komitmen negara-negara maju untuk menyalurkan bantuannya bagi percepatan pencapaian MDGs.
Karena itu, dibutuhkan terobosan-terobosan baru untuk mengakselerasi pembangunan di daerah tertinggal, terpencil atau masyarakat miskin di area perbatasan dan pulau-pulau kecil. Kebijakan afirmatif bagi kelompok marginal seperti perempuan, anak-anak dan kelompok minoritas lainnya juga diperlukan agar mereka bisa berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.
“Melalui serangkaian terobosan kebijakan, program serta anggaran yang lebih pro-MDGs, dengan peran aktif DPR RI, akan memandu bangsa ini bersama membuat kemajuan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat khususnya yang miskin,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, MDGs harus bisa dicapai di seluruh provinsi Indonesia, bukan hanya tercapai secara rata-rata nasional pada tahun 2015 nanti.
“Waktunya tinggal sedikit, tinggal lima tahun lagi. Untuk itu, DPR melalui Panja MDGs akan memberi perhatian lebih pada kemajuan target-target MDGs dan upaya-upaya terobosan yang bisa mengakselerasi kemajuan, bersama mitra kerja utama DPR yakni pemerintah nasional,” ungkapnya.(adn)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.