JAKARTA - Selepas menjadi penjamin emisi efek (underwriter) penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) PT Tower Bersama Infrastruktur, PT UBS Securities Indonesia masih memiliki izin menjadi underwriter bagi dua perusahaan yang akan melakukan (IPO).
"Ada dua perusahaan yang sudah pipeline," kata Managing Director UBS Securities Vincent Rajiv Louis saat ditemui wartawan di sela acara due dilligence dan public expose IPO PT Tower Bersama Infrastuktur di PP Ritz Carlton Jakarta, Senin (27/9/2010).
Menurutnya, nilai kedua perusahaan tersebut di atas Rp3 triliun. Karena, lanjutnya, UBS Securities jarang menjadi underwriter bagi IPO perusahaan yang nilainya dibawah Rp1,5 triliun.
Sayangnya, dia enggan mengatakan identitas kedua perusahaan ini. Ia hanya mengatakan salah satu perusahaan berasal dari sektor pertambangan. "Jumlah saham yang akan dilepas ini sebesar 10 persen hingga 20 persen," tambahnya.
Dia melanjutkan bahwa kedua perusahaan tersebut akan mencatatkan namanya di Bursa Saham Indonesia (BEI) pada semester I-2011. Selain itu, di tahun ini juga, UBS Securities juga akan menjadi underwriter bagi penyelenggaraan right issue PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).(adn)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.