Getting time...

Zona Euro Deflasi, Soros Salahkan Jerman!

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Rabu, 6 Oktober 2010 10:52 wib
George Soros. Foto: Reuters
George Soros. Foto: Reuters
NEW YORK - Investor miliuner George Soros menyalahkan Jerman yang memimpin pelaksanaan langkah-langkah penghematan yang akan membuang zona Euro menjadi "spiral deflasi."

Dikatakan Soros dalam sebuah pidatonya di Universitas Columbia, seperti dilansir Reuters, Rabu (6/10/2010), sebenarnya stimulus fiskal tambahan, dan fiskal yang tidak disiplin, adalah jalan ke luar dari krisis bagi Eropa dan Amerika Serikat (AS).

"Reduksi defisit oleh negara kreditur seperti Jerman bertentangan langsung dari pembelajaran masa Depresi Besar 1930-an. Hal ini bertanggung jawab mendorong Eropa ke masa stagnasi yang berkepanjangan atau bahkan lebih buruk," kata Soros.

Diakuinya, bagaimanapun juga, Jerman tidak mungkin mengubah cara mereka, karena ekonomi mereka dinilai baik-baik saja dan karena adanya kesulitan, maka negara-negara lain bisa disalahkan pada kekakuan struktural.

Sebagai informasi, Kanselir Jerman Angela Merkel juga berkontribusi dalam pertemuan G20 baru-baru ini, di mana dia bergabung dengan Kanada dan Perdana Menteri Inggris yang baru terpilih secara konservatif David Cameron untuk menekan negara lain dalam mengadopsi langkah-langkah penghematan.

Akibatnya, Presiden AS Barack Obama mengikuti suara mayoritas dan setuju untuk memotong defisit anggaran AS pada pertengahan 2013. "Ini mungkin kebijakan yang tepat, tetapi datang pada waktu yang salah," tandas Soros.

Soros pun tidak berpikir Obama harus memperpanjang pemotongan pajak yang sudah dilakukan pendahulunya, George W Bush. Sebaliknya, dia mengatakan, pemerintah harus mengarahkan uang ekstra yang berasal dari pajak yang lebih tinggi ke dalam kebijakan fiskal untuk merangsang investasi, dan bukan konsumsi. (ade)
TWITTER »
twit